Jadwal Tayang Film Sri Asih Di Yogyakarta, Solo Dan Surabaya Sabtu, 19 November 2022

Jadwal Tayang Film Sri Asih di Yogyakarta, Solo dan Surabaya Sabtu, 19 November 2022

SatzanNews - Berikut kesibukan tayang film Sri Asih di Yogyakarta, Solo, dan Surabaya pada Sabtu, 19 November 2022.

Pada Kamis (17/11/2022), film Sri Asih telah tayang perdana di bioskop Indonesia.

Dalam film Sri Asih, Pevita Pearce menjadi bintang film utama dan berperan selaku Alana.

Pevita Pearce beradu akting dengan beberapa bintang kenamaan lainnya.

Di antaranya Ario Bayu, Jefri Nichol, Surya Saputra, Reza Rahadian, Dimas Anggara, Dian Sastrowardoyo, Randy Pangalila, dan lainnya.

Diketahui, film Sri Asih yaitu film lanjutan dari Gundala dan berdurasi 135 menit.

Film Sri Asih disutradarai oleh Upi Avianto.

Jadwal tayang film Sri Asih di Yogyakarta, Solo, dan Surabaya pada Sabtu, 19 November 2022

YOGYAKARTA

- JWALK MALL CGV

Jam tayang: 10:45, 11:45, 13:30, 14:30, 16:15, 17:15, 19:00, 20:00, 21:40

Harga tiket: Rp 35.000

- PAKUWON MALL CGV

Jam tayang: 10:30, 11:30, 13:15, 14:15, 16:00, 17:00, 18:45, 19:45, 21:30

Harga tiket: Rp 55.000

- TRANSMART MAGUWO CGV

Jam tayang: 11:00, 12:00, 13:45, 14:45, 16:30, 17:30, 19:15, 20:30

Harga tiket: Rp 45.000

SOLO

- TRANSMART SOLO CGV

Jam tayang: 10:30, 11:45, 13:15, 14:30, 16:00, 17:15, 20:00

Harga tiket: Rp 45.000

SURABAYA

- MARVELL CITY CGV

Jam tayang: 10:45, 11:45, 13:30, 14:30, 16:15, 17:15, 19:00, 21:45

Harga tiket: Rp 35.000

- BG JUNCTION CGV

Jam tayang: 11:00, 13:45, 16:30, 19:15, 22:00

Harga tiket: Rp 45.000

- MASPION SQUARE CGV

Jam tayang: 10:30, 11:30, 13:40, 14:40, 16:50, 17:50, 18:45, 20:00

Harga tiket: Rp 40.000

Pevita Pearce selaku  Sri Asih - Film Sri Asih tayang perdana di bioskop Indonesia pada Kamis, 17 November 2022.
Pevita Pearce selaku Sri Asih - Film Sri Asih tayang perdana di bioskop Indonesia pada Kamis, 17 November 2022. (IMDb)

Sinopsis film Sri Asih

Film Sri Asih menceritakan wacana Alana (Pevita Pearce) yang senantiasa dikuasai oleh kemarahan.

Bahkan, Alana tidak mengetahui mengapa dirinya senantiasa dikuasai kemarahan tersebut.

Namun, ia senantiasa berupaya untuk melawannya.

Dalam film tersebut, Alana diceritakan lahir di saat letusan gunung berapi dan ia terpisah dari orang tuanya.

Kemudian, ia diadopsi oleh perempuan kaya yang berupaya menolong Alana untuk menjalani kehidupan normal.

Ketika berkembang sampaumur dan mencari jati diri yang sebenarnya, Alana menerima kebenaran terkait asalnya.

Ternyata, Alana bukanlah insan biasa dan memiliki kekuatan yang bisa menjadi kebaikan untuk kehidupan.

Namun, rupanya kekuatan tersebut juga bisa menjadi kehancuran apabila Alana tak dapat mengatur amarahnya.

(Tribunnews.com/Katarina Retri/Latifah)

Artikel yang lain terkait Film Sri Asih

0 Komentar